top of page
Desk

 NAELULABLE  
MENULIS UNTUK BERBAGI

Dilanda Kebingungan, Telat Mencari Inspirasi?

  • Writer: Naelul Arzak
    Naelul Arzak
  • Aug 19, 2022
  • 2 min read

Updated: Jan 30, 2023


“Bingung” kata yang sering dilontarkan kedalam hati saat dihadapkan sebuah permasalahan yang ia tidak ketahui dengan pasti. Seseorang yang menyebut dirinya sebagai seorang seniman atau mungkin yang baru menginjaki dirinya di dunia seni baik itu seni tulis-menulis, seni gambar atau ilustrasi, atau seni musik, seringkali merasa kebingungan saat ingin memulai atau sedang dalam tengah-tengah proses berkarya. Begitu pula dengan penulis, yang tidak lama ini menjejakan kaki di dunia ilustrasi. Lalu apa sih yang membuat seseorang merasa bingung saat berkarya? Mungkin banyak hal, tapi yang sering terjadi adalah ketika kita dihadapkan dengan sesuatu yang samar, yang mesti kita kerjakan dengan permintaan yang ada. Sebagai contoh, penulis seringkali mendapatkan permintaan untuk membuat sebuah ilustrasi, permintaan tersebut adalah membuat sebuah ilustrasi dimana suatu keadaan yang terjadi di dalam dunia “fantasi” yang sering muncul dalam cerita novel-novel fantasi, penulis jarang sekali mendapati gambaran fantasi tetapi mau tidak mau hal itu harus dipenuhi namun kebingungan juga melanda seketika itu.

Mood juga terkadang menjadi maslah sendiri, saat mood itu baik maka akan mudah dalam mencerna sebuah permasalahan, dan saat mood sedang buruk maka akan sangat sulit pula dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Penulis juga demikian, ketika mood rusak maka akan sulit dan malah akan memperpanjang kebingungan yang sedang kita alami. Seperti halnya pada saat penulis memulai sebuah karya, saat mood buruk maka ada hal yang mengganjal baik dalam pikiran atau raga, akhirnya yang terjadi belum mulai-mulai dan menggantung dipikiran, padahal jika dipikir sekali lagi inspirasi baik itu sedang mood baik atau buruk yang harus dilakukan adalah memulainya dengan apa saja seiring berjalannya waktu dari saat kita memulai maka inspirasi akan datang dengan sendirinya, pikir penulis. Namun tak bisa dipungkiri mood sangat menghalangi proses berkarya, maka dari itu sangat penting untuk lebih dahulu membangun mood yang baik.

Terlalu lama bingung maka lambat juga dalam membangun inspirasi berkarya. Maka dari itu harus cepat-cepat dalam mencari sebuah referensi sebanyak-banyaknya, namun bukan berarti langsung menemukan solusi atau inspirasi. Terkadang juga butuh waktu untuk mendapatkan sebuah inspirasi tersebut. Graham Wallas berkata dalam teorinya, ada 4 tahap dalam berproses kreatif, yakni persiapan, inkubasi, illuminasi, dan verifikasi. Bila dijabarkan maka: pertama, persiapan yakni mencari sebuah referensi atau informasi sebanyak-banyaknya; kedua inkubasi, artinya merenungkan referensi dan informasi yang telah didapat; ketiga illuminasi, pengungkapan ide atau gagasan yang telah didapat dari proses inkubasi, nah ini adalah proses aktualisasinya; keempat verifikasi, melakukan sebuah konsultasi dengan teman atau orang lain bagaimana karya/ hasilnya itu. Dari keempat proses tersebut, dalam segi padangan penulis, “Inspirasi” dalam berkarya yaitu melalui sebuah perenungan dari referensi atau informasi yang telah kita cari, maka dari itu untuk cepat dalam membangun inspirasi adalah singkirkan kebingunan untuk langsung mencari informasi dan referensi sebanyak-banyaknya dan untuk masalah mendapatkan inspirasi tersebut dikesampingkan dahulu untuk fokus dalam mencari referensi. Jadi sebenarnya kebingungan diciptakan oleh kita sendiri dan karena terlalu lama merasa kebingungan maka akan telat dalam memperoleh sebuah inspirasi.

Comments


bottom of page