Digital Minimalism
- Naelul Arzak
- Aug 22, 2021
- 2 min read
Updated: Jan 31, 2023

Gadget sudah menjadi kebutuhan semua orang, tidak lain untuk kebutuhan mengakses sosial media, berkomunikasi, bermain game, atau kebutuhan lainnya. Namun seringkali kita tidak bisa mengontrol aplikasi apa saja yang terpasang dalam sebuah gadget. Hal ini berpengaruh pada perilaku kita terhadap sering tidaknya dalam penggunaan smartphone. Tentunya dengan semakin banyaknya aplikasi yang terpasang pada gadget, semakin banyak pula hal yang menarik diri kita untuk menggunakannya, apalagi jika yang terpasang adalah sebuah aplikasi game online.
Baiknya kita menerapkan digital minimalism yang mana merupakan filosofi penggunaan teknologi di mana seseorang memusatkan waktu onlinenya hanya pada segelintir aktifitas yang telah ia pilih dengan cermat dan membawa manfaat optimal bagi dirinya. Dengan kata lain mengurangi penggunaan gadget dengan mengabaikan aktifitas online yang tidak memberi nilai tambah pada dirinya. Hal ini bukan berarti sebuah pemaksaan diri seperti pada detoks sosial media, akan tetapi lebih ke prinsip minimalis. Jadi, untuk dapat melakukannya kita dapat mengurangi dan mengelola aplikasi yang terinstal pada sebuah gadget, mana yang perlu dan bermanfaat bagi diri kita dan mana yang tidak. Misalnya sebuah aplikasi twitter membawa pengaruh buruk pada kebiasaan kita seperti terlalu sering menggunakannya dan memakan banyak waktu luang dan ditambah tidak memberi manfaat atau pengaruh positif, maka sebaiknya aplikasi tersebut dihapus dari gadget kita. Namun jika aplikasi tersebut bermanfaat seperti untuk mempublikasikan bisnis kita maka tidak perlu untuk menghapus, akan tetapi mengatur penggunaannya agar lebih baik.
Dengan pemilahan aplikasi pada gadget justru akan membuat diri kita lebih nyaman, karena aplikasi yang sebelumnya membuat pikiran kita penuh sudah tidak ada, dan lambat laun akan membuat pikiran kita lebih jernih terhindar dari pikiran-pikiran yang tidak perlu. Pemilahan aplikasi juga bisa dengan pertimbangan apakah aplikasi tersebut bisa berjalan di web atau tidak. Jika bisa maka tidak ada salahnya untuk menghapus dan beralih mengaksesnya menggunakan web atau browser. Alasannya tidak lain adalah notifikasi pada sebuah aplikasi dapat mengganggu fokus kita dalam melakukan aktifitas, karena sebagian besar orang fokusnya akan beralih ketika gadget memberi alarm notifikasi, dan hal tersebut seringkali membuat seseorang penasaran tentang notifkasi apakah itu.
Semakin kita bisa mengolah gadget kita dengan baik, maka bukan tidak mungkin kualitas hidup akan jauh lebih baik. Kita bisa mendapatkan waktu sendiri kita kembali, bisa merenung, berimajinasi, dan meluangkan diri untuk berkreatifitas yang pada akhirnya membuat diri kita menjadi pribadi yang produktif.




Comments