top of page
Desk

 NAELULABLE  
MENULIS UNTUK BERBAGI

Cerita Komik (EcoLify) Part 3

  • Writer: Naelul Arzak
    Naelul Arzak
  • Aug 26, 2023
  • 3 min read

Updated: Jan 17, 2024


(Because of that)

Kita melakukan kunjungan lagi ke rumah kaca melalui jalan rahasia, kali ini aku tidak sendirian, bersama alpha, kak sari, ryan dan adiknya. setelah berada di depan rumah kaca, kami langsung ke semak-semak bagian pintu rahasia. aku cukup bingung karena sebelumnya hanya jatuh begitu saja, adik ryan "Rion" ikut memeriksa dengan girangnya, dan secara ga sengaja ia langsung jatuh terperosot. kita panik, langsung nelihat lubang prosotan dan langsung nenyusul turun, aku turun duluan sambil teriak. "Rion! kau tidak apa?" aku hanya mendengar suara tawanya. "aku menyusul rion! menyingkir dikit biar ga ketiban aku!". aku pun turun. "Hei Endra, aman?" suara ryan bergumam melalui prosotan itu. "Aman ayo turun sini, ya kan rion? iya sini kak". ryan dan kak sari pun turun.

Setelah kami semua berhasil turun dengan selamat ke dalam lubang prosotan, kami berada di bawah tanah dengan tanpa penerangan, seperti sebelumnya ketika aku jatuh ke sini. Rion tertawa-tawa sambil merasa senang karena ia pikir ini adalah petualangannya. Alpha mencoba menerangi sekitar dengan senter ditibuhnya, dan kami melihat terowongan ini ternyata mengarah ke suatu ruangan bawah tanah yang besar, aku tidak menyadarinya sebelumnya.

Di ruangan itu, kami melihat berbagai peralatan aneh dan tanaman yang tidak biasa tumbuh dengan subur. Rion terkesima melihat keindahan tanaman-tanaman tersebut sementara kami yang lain merasa heran dengan apa yang kami temukan, sebuah tanaman hidup tanpa sinar matahari. Ryan mencoba memotret ruangan itu dengan ponselnya dan mengarahkannya ke cloud, tapi ternyata tidak ada sinyal di dalam bawah tanah.

Kak Sari yang selalu cerdas dan ingin tahu, mulai menyelidiki peralatan-peralatan yang ada di ruangan itu. Dia menemukan buku catatan yang berisi catatan-catatan tentang eksperimen-eksperimen yang dilakukan di sana. Ternyata rumah kaca ini digunakan oleh sekelompok ilmuwan termasuk ayahku yang tertarik untuk mengembangkan varietas tanaman yang baru dan unik. Mereka menggunakan teknologi canggih dan campuran nutrisi khusus untuk menciptakan tanaman-tanaman yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.

Sementara itu, aku, Rion, dan Alpha berjalan-jalan mengelilingi ruangan tersebut. Kami melihat tanaman-tanaman dengan warna dan bentuk yang aneh, ada yang bercahaya, ada yang memiliki daun berbentuk aneh, dan ada yang mengeluarkan aroma harum yang belum pernah kami cium sebelumnya. Semakin lama kami berada di sana, semakin terpesona kami dengan keajaiban alam di sana.

(Until finally)

Aku menemukan sebuah alat yang aku tidak tahu apa itu, aku menanyakannya kepada alpha dan aku disuruh mengaktifkannya. Tidak berbasa-basi aku langsung menekan tombol itu dan sesuatu yang mengejutkan muncul. Cahaya terang menyilaukan pandanganku, itu adalah sebuah hologram tingkat tinggi seperti aku ada di tempat lain yang aku belum pernah datangi sebelumnya. sebuah taman dengan hamparan bunga yang melimpah, seisi lahan adalah lahan hijau yang sangat luas dan indah. Aku tercengang melihatnya, belum pernah sekalipun aku merasakannya dan terasa seperti nyata, "Apakah ini tujuan ayah timnya melakukan pelestarian tanaman-tanaman ini?". Bukan hanya aku, kakak, ryan, rion megalami hal yang sama, tercengang melihat betapa indahnya alam yang ditlihatnya itu "Apakah di masa lalu alam seindah ini?". Di zaman kita yang tidak mendapat warisan itu, sunggung sangat disayangkan, "Apa yang dilakukan kami manusia sampai merusak keindahan alam seperti itu". Sesungguhnya hal itu dapat dicegah jika di masa lalu kita bisa menjaga alam dengan sebaik mungkin dan tidak merusaknya dengan kepentingan yang lain. Sebuah pesan dari kita semua yang ada di masa depan yang menginginkan hal yang sepatutnya bisa kita alami juga, alam yang idah yang tidak dirusak oleh tangan-tangan yang hanya menginginkan keuntungan sendiri dan zamannnya.

Comments


bottom of page