Hal Menarik di Jalan Raya
- Naelul Arzak
- Jul 25, 2021
- 2 min read
Updated: Jan 31, 2023

Negeri kita adalah sebuah negeri dimana pertumbuhan kendaraan pribadi selalu naik pesat setiap tahun, jadi tak heran jika seringkali terjadi kemacetan meski tanpa sebab yang berarti. Negeri dimana menjadi sasaran empuk bagi para produsen otomotif terutama luar negeri, meski pada dasarnya pabriknya berdiri diatas tanah kita sendiri. Lantas menjadi sebuah pertanyaan mengapa negeri ini nudah sekali menjadi konsumen setianya, padahal di negara asalnya atau negara produsen tak sebanyak yang ada pada negeri kita bahkan prosentasenya berbeda jauh.
Alasan yang seringkali terdengar adalah kurang puasnya masyarakat terhadap kendaraan umum. Bisa jadi itu alasan kuat mengapa pertumbuhan kendaraan pribadi meningkat drastis setiap tahun. Karena pada negara maju transportasi umum sangat mudah dijumpai dan sangat mudah digemari. Namun ada alasan lain dibalik itu yang sudah membudaya bagi orang-orang di negeri kita. Orang-orang beranggapan bahwa memiliki sebuah kendaraan pribadi adalah sebuah pembuktian peningkatan gaya hidup. Lebih mementingkan eksistensi diri lebih tepatnya. Orang akan dianggap sukses jika memiliki mobil sendiri atau setidaknya derajatnya dipandang tinggi bila mempunyai kendaraan pribadi yang bagus. Akhirnya orang-orang berlomba-lomba memiliki kendaraan pribadi baik motor atau mobil. Hal itu sudah membudaya dimasyarakat kita. Oleh sebab itu pertumbuhan atau peningkatan drastis kendaraan di negeri ini sangat sulit dihentikan.
Tak jauh dari masalah kendaraan yakni sering terjadinya kemacetan dan ketidakteraturan di jalan. Kemacetan sangat mungkin terjadi setiap hari, bahkan dengan alasan sepele seperti lampu lalu lintas. Kemacetan ini sering terjadi, karena begitu banyaknya kendaraan di jalan raya sehingga saat berada pada posisi lampu lalu lintas merah atau berhenti seringkali antrian panjang kendaraan tak bisa dihindari. Sehingga menimbulkan kemacetan meski hanya sementara, namun hal ini selalu terulang setiap hari.
Ketidakteraturan di jalan tentu saja seringkali terjadi, banyak orang yang masih belum sadar akan ketertiban berkendara. Lebih mementingkan ego pribadi seperti tergesa-gesa, ketidaksabaran sehingga memicu sesesorang untuk melanggar aturan. Lucunya hal ini tidak hanya terjadi pada kendaraan pribadi saja, angkutan umum seringkali melakukan hal yang sama terutama angkutan kecil atau angkot. Seperti menerobos lampu merah, berhenti bukan pada tempat dan waktu yang pas sehingga berdampak pada berkurangnya ketertiban di jalan raya. Apalagi dengan sifat atau kebiasaan orang negeri kita yang seing “ikut-ikutan”, sehingga sebagai contoh jika ada kendaraan seperti angkot menerobos lampu merah, pasti ada saja yang ikut-ikutan menerobos lampu merah tanpa rasa bersalah.
Kesimpulannya adalah untuk mengurangi hal demikian di atas yakni sebagian pada peningkatan layanan transportasi, infrastruktur, dan sebagian lagi pada hal mengubah pola pikir atau kesadaran masyarakat.baik itu terhadap konsumsi kendaraan maupun keteraturan bekendara.




Comments